Perkembangbiakan Vegetatif Buatan

Perkembangbiakan vegetatif buatan adalah cara perkembangbiakan tumbuhan tanpa melalui proses penyerbukan dengan bantuan atau campur tangan manusia. Tumbuhan yang dikembangbiakan dengan vegetatif buatan merupakan tumbuhan yang memberikan manfaat bagi manusia, baik secara ekonomi maupun sosial. Sebelumnya telah dibahas perkembangbiakan vegetatif alami disini.

Beberapa tumbuhan dapat dilakukan perkembangbiakan vegetatif dengan beberapa cara. Misalnya pada tumbuhan mangga dapat dengan cara mencangkok, menyambung, ataupun okulasi.

Cara Perkembangbiakan Vegetatif Buatan

Beberapa cara perkembangbiakan vegetatif buatan diantaranya :

1. Mencangkok

sumber gambar : http://ilmubudidaya.com/cara-mencangkok-tanaman

Mencangkok adalah cara melakukan perkembangbiakan dengan mengupas kulit batang dan membungkusnya dengan tanah agar tumbuh akar pada bagian tersebut.

Agar dapat memperoleh hasil, tumbuhan yang akan dicangkok harus memiliki batang kayu. Seperti pohon mangga, rambutan, nangka. Tidak dapat dilakukan pada pohon pisang, maupun pohon bambu.

Kelebihan perkembangbiakan dengan cara mencangkok yaitu kemampuan untuk berbuahnya lebih cepat dan memiliki sifat yang sama dengan tumbuhan induknya. Sedangkan kekurangan perkembangbiakan dengan cangkok yaitu akar tanaman kurang kuat dan umur tanaman yang pendek.

Langkah-langkah mencangkok :

  • Pilihlah salah satu dahan yang berukuran sedang, tidak terlalu muda dan tidak terlalu besar
  • Dahan dikupas sepanjang 15-20 cm sampai terlihat bagian putihnya secara menyeluruh.
  • Dahan diberikan lapisan tanah berhumus secukupnya
  • Dahan dengan lapisan tanah dibungkus dengan plastik atau sabut kelapa supaya tanah tidak terlepas dari dahan
  • Apabila Setelah 10 sampai 20 hari daun pada dahan tersebut tidak layu dan tumbuh akar yang cukup maka dahan tersebut dapat dipotong
  • Tanam dahan tersebut di pot ataupun di tanah.

Baca juga : Perkembangbiakan vegetatif alami

2. Stek

Stek adalah cara perkembangbiakan vegetatif buatan dengan cara memotong bagian tumbuhan kemudian ditanam langsung ke tanah. Agar dapat tumbuh menjadi tumbuhan baru, maka bagian tumbuhan yang di stek harus memiliki mata tunas dan ditanam pada tanah yang berhumus dengan mendapatkan suplay air dan nutrisi yang cukup.

Tanaman yang biasanya di stek antara lain singkong, dan mawar. Kelebihan cara stek ini adalah cepat menghasilkan tumbuhan baru, sedangkan kelemahannya yaitu kemungkinan untuk gagal atau tumbuhan mati cukup besar.

Langkah-langkah stek batang :

  • Potong bagian batang atau dahan yang ingin dijadikan tanaman baru
  • Tanam dahan yang dipotong tadi kedalam pot atau tanah yang subur
  • Siram tanaman secara berkala dan jangan terlalu banyak, cukup 1 kali pada pagi hari
  • Tempatkan tanaman baru pada tempat yang tidak penuh hari terkena cahaya matahari

3. Menyambung

sumber gambar : http://www.tanamanku.net/keuntungan-dan-kerugian-menggunakan-bibit-tanaman-setek.html

Menyambung adalah cara perkembangbiakan tanaman dengan menggabungkan dua batang tanaman yang sejenis. Menyambung dilakukan dengan tujuan untuk menghasilkan sifat-sifat yang unggul dari kedua tanaman.

Seperti pada bagian batang bawah untuk memperoleh akar dan batang yang kokoh, sedangkan pada sambungan batang atas untuk memperoleh hasil buah yang manis dan lebat. Perkembangbiakan dengan cara menyambung umum dilakukan pada pohon melinjo, mangga dan rambutan.

Langkah-langkah menyambung batang :

  • Siapkan pisau yang bersih dan steril untuk mengurangi inveksi pada batang tumbuhan yang akan disambung
  • Sisakan sedikit saja daun pada bagian batang atas pohon yang akan disambungkan untuk mengurangi proses penguapan
  • Potong batang atas dengan bentuk V dan belah batang bawah dengan ukuran 5-10 cm
  • Sambungkan batang atas dengan batang bawah pada posisi yang kuat dan pas
  • Ikat dengan tali atau plastik agar posisi sambungan tidak berubah, karena jika bergerak-gerak selama proses penyambungan akan membuat gagal.
  • Tunggu perkembangannya selama 2 sampai 4 minggu.

Baca juga: Perkembangbiakan Generatif (Perkawinan) Pada Tumbuhan

4. Okulasi

sumber gambar : http://www.jadipintar.com/2013/04/Rekayasa-Pada-Tanaman-Dengan-Cangkok-Okulasi-dan-Kopulasi.html

Okulasi adalah cara perkembangbiakan tumbuhan dengan cara menempelkan tunas baru pada batang lain tumbuhan yang masih sejenis. Tujuan okulasi sama dengan menyambung yaitu untuk memperoleh sifat-sifat unggul dari kedua buah tumbuhan.

Langkah-langkah okulasi :

  • Siapkan mata tunas dari tumbuhan yang akan di tempelkan pada tumbuhan baru
  • Iris batang tumbuhan yang akan menjadi induk sesuai dengan ukuran mata tunas
  • Ikat dengan tali atau plastik dengan kencang agar tidak berpindah posisi

5. Merunduk

sumber gambar : https://gopena.com/macam-macam-vegetatif-buatan/

Merunduk adalah cara perkembangbiakan dengan cara membenamkan bagian batang tumbuhan kedalam tanah dan mempertahankan posisi ini sampai tumbuh akar pada bagian batang tumbuhan tersebut.

Untuk dapat melakukan perkembangbiakan ini, tumbuhan yang akan dikembangbiakan harus memiliki batang yang mudah diatur dan lentur seperti batang stroberi dan arbei.

Langkah-langkah merunduk :

  • Siapkan batang tumbuhan yang muda diatur dan tempelkan kepermukaan tanah
  • Tanah dengan menaruh penjepit atau meletakkan batu diatasnya agar tidak berpindah tempat
  • Tunggu 1 hingga 2 minggu sampai mempunyai cukup akar
  • potong dari tumbuhan utama dan tumbuhan baru dapat hidup mandiri.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.