Angin Darat dan Angin Laut: Pengertian, Kelebihan, dan Pemanfaatannya

Angin adalah udara yang bergerak. Angin dapat muncul karena terdapat dua tempat yang memiliki tekanan udara yang berbeda. Angin mengalir dari tempat bertekanan tinggi menuju tempat bertekanan rendah. Pada halaman ini kita tidak hanya akan membahas angin darat dan angin laut tetapi juga pemanfaatan dan kelebihannya.

Pengertian Angin Darat dan Angin Laut

Angin Darat

Angin darat adalah angin yang berhembus dari darat ke laut. Angin ini terjadi pada saat malam hari karena energi panas yang diserap permukaan bumi sepanjang hari akan dilepaskan lebih cepat oleh daratan. Sementara itu, energi panas di lautan sedang dalam proses dilepaskan ke udara. Hal tersebut menyebabkan udara dingin dari darat bergerak menggantikan udara yang naik di lautan sehingga terjadi aliran udara dari darat ke laut.

Angin Laut

Angin laut adalah angin yang berhembus dari laut ke darat. Angin laut terjadi pada saat siang hari karena daratan menyerap energi panas lebih cepat dari lautan, sehingga suhu udara di darat lebih cepat panas daripada di laut. Akibatnya, udara panas di darat akan naik dan digantikan udara dingin dari lautan sehingga terjadi aliran udara dari laut ke darat.

Baca Juga : Hewan Laut: Plankton, Fitoplankton, dan Zooplankton

Pemanfaatan Angin

Angin memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari. Pemanfaatan energi angin dapat menghemat biaya. Berikut beberapa contoh pemanfaatan angin

1. Berlayar ke Laut dan Kembali ke Darat

Nelayan tradisional yang masih menggunakan layar, memanfaatkan energi angin untuk menuju tengah laut pada saat malam hari dan kembali ke darat pada saat siang hari.

Mereka tidak perlu membeli bahan bakar untuk menggerakkan kapal. Karena dengan mengikuti arus angin sudah dapat membawa kapal berpindah tempat.

2. Mengeringkan Pakaian

Angin juga dapat digunakan untuk mengeringkan pakaian saat tidak ada cahaya matahari. Angin yang berhembus dapat membawa titik-titik air yang ada di baju sehingga pakaian akan mengering.

3. Menghasilkan Listrik

Pada level yang lebih tinggi, angin digunakan untuk menghasilkan listrik melalui alat yang disebut dengan aerogenerator. Aerogenerator adalah alat yang dapat mengubah energi mekanik menjadi energi listrik dengan memanfaatkan pergerakan angin sebagai pengerak turbin.

Turbin angin ini diletakkan di daerah yang biasanya di lewati arus angin yang cukup kencang dan terus menerus seperti di pantai dan daerah pegunungan.

Kelebihan Angin

Penggunaan angin untuk menghasilkan energi yang dimanfaatkan untuk kehidupan manusia memiliki banyak kelebihan, diantaranya:

1. Hemat Biaya

Seperti pada kapal layar, penggunaan angin dapat mendorong kapal layar menuju ke laut pada saat malam hari dan kembali ke darat pada saat siang hari. Energi yang digunakan untuk mendorong ini sepenuhnya dari alam dan tanpa memerlukan biasa untuk pembelian bahan bakar.

2. Bebas Polusi

Penggunaan energi angin pada proses menghasilkan listrik di aerogenerator tidak menghasilkan gas buang atau gas karbon. Sehingga termasuk energi baru terbarukan (EBT) dan lebih ramah terhadap lingkungan. Tidak seperti pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang membakar batu bara untuk dapat menggerakkan generator. PLTU ini menghasilkan gas karbon yang jumlahnya sangat banyak sehingga memberikan kontribusi dalam pemanasan global.

3. Selalu Tersedia

Selama ada matahari yang menyebabkan perbedaan suhu dan tekanan antara satu tempat dengan tempat yang lain, maka angin hampir dipastikan selalu ada. Dengan ketersediaannya yang melimpah maka energi ini bisa terus dimanfaatkan.

ARTIKEL TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.