Pembahasan Bahasa Indonesia Paket 6

Dalam rangka mengasah kemampuan siswa kelas 6 untuk menghadapi USBN maka kami menyajikan latihan soal USBN mata pelajaran Bahasa Indonesia sesuai dengan kisi-kisi USBN yang berlaku. Soal-soal tersebut tidak lengkap rasanya jika tidak ada kunci jawaban dan pembahasan Bahasa Indonesia paket 6.

Pada halaman ini kita akan melakukan pembahasan Bahasa Indonesia paket 6 yang terdiri dari 40 soal pilihan ganda dan 5 soal uraian. Soal dari pembahasan pada halaman ini dapat diunduh pada halaman latihan soal ujian nasional (USBN) jenjang SD Bahasa paket 6.

Pembahasan Bahasa Indonesia Paket 6

Pembahasan akan dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok pertama 1 sampai 10, kelompok kedua 11 sampai 20, kelompok ketiga 21 sampai 30. Kelompok ketiga 31 sampai 40, kelompok keempat 40 sampai 50, dan terakhir kelompok kelima 51-55 yang merupakan soal uraian. Berikut ini pembahasan Bahasa Indonesia paket 6 secara lengkap.

Pembahasan 1 sampai dengan 10

  1. Makna kata warung hidup pada paragraf tersebut adalah memanfaatkan sebagian tanah pekarangan untuk menanam sayuran.
    (D)
  2. Ide pokok diperoleh dari kalimat utama. Kalimat utama pada paragraf tersebut terdapat pada akhir paragraf. Beberapa jenis paragraf berdasarkan letak kalimat utamanya dibahas pada halaman ini.
    (C)
  3. Makna kata solusi pada paragraf tersebut adalah jalan keluar.
    (C)
  4. Sinonim merupakan persamaan arti kata. Persamaan arti kata dari ditunda adalah ditangguhkan.
    (B)
  5. Cara mencegah diare berdasarkan bacaan adalah membuang tinja di jamban dan cuci tangan dengan sabun.
    (A)
  6. Tubuh memerlukan tidur yang berkualitas karena untuk mengembalikan kesegaran tubuh kita.
    (C)
  7. Hal yang akan terjadi jika tidak ada perubahan iklim yang ekstrem adalah turun hujan yang wajar pada musim penghujan.
    (D)
  8. Topik percakapan tersebut adalah seragam futsal baru.
    (A)
  9. Isi laporan tersebut adalah banjir Sungai Opak mengakibatkan kerusakan sebagian besar fasilitas masyarakat.
    (B)
  10. Isi pidato tersebut adalah ucapan terima kasih dan harapan kesuksesan ketua kelas baru.
    (A)

Pembahasan 11 sampai dengan 20

  1. Kalimat utama paragraf tersebut terletak pada akhir paragraf.
    (A)
  2. Pernyataan yang sesuai dengan isi paragraf tersebut adalah pemanfaatan pekarangan untuk kegiatan warung hidup tidak merugikan.
    (A)
  3. Persamaan kedua teks tersebut adalah waktu dan hasil.
    (D)
  4. Pernyataan yang sesuai dengan isi teks tersebut adalah kegiatan menanam tabulampot secara intensif.
    (C)
  5. Isian yang tepat untuk melengkapi tabel tersebut adalah meringkas cerita mendongeng, dan baca cerita.
    (B)
  6. Jenis paragraf tersebut adalah argumentasi. Terdapat beberapa jenis paragraf diantaranya narasi, deskripsi, argumentasi, persuasi, dan eksposisi.
    (D)
  7. Cara membalas budi anak burung terhadap induk itik yaitu dengan tidak lagi terbang meninggalkan ibunya.
    (C)
  8. Induk itik mengerami telur burung elang dengan tujuan ingin agar telur burung menetas.
    (A)
  9. Tokoh utama penggalan cerita tersebut adalah yang paling sering muncul yaitu induk itik.
    (A)
  10. Latar dalam cerita tersebut adalah latar suasana.
    (D)

Pembahasan 21 sampai dengan 30

  1. Watak petapa pada cuplikan cerita tersebut adalah cerdik.
    (B)
  2. Kesimpulan cerita tersebut adalah Dang Anggana menikah dengan Putri Arum karena jasa Bujang Trindil.
    (C)
  3. Maksud pernyataan “Tanpa berpikir panjang, gadis kecil itu melepaskan tutup kepalanya” adalah memberikan tutup kepalanya kepada anak laki-laki.
    (A)
  4. Hal yang akan terjadi seandainya gadis kecil itu tidak memberikan barang miliknya kepada si nenek dan anak laki-laki adalah gadis kecil itu tidak akan kaya raya.
    (A)
  5. Konflik yang terdapat dalam kutipan cerita tersebut adalah konflik batin dalam diri tokoh Aku.
    (A)
  6. Amanat penggalan cerita tersebut adalah bersabarlah ketika menghadapi musibah.
    (B)
  7. Tema penggalan cerita tersebut adalah budi pekerti.
    (A)
  8. Nilai-nilai moral penggalan cerita tersebut adalah kesabaran.
    (B)
  9. Makna kata kias membilang adalah mengakui derajat. Baca pula ungkapan-ungkapan yang sering muncul dalam ujian.
    (B)
  10. Maksud syair tersebut adalah orang yang kurang akal selalu merasa pandai.
    (C)

Pembahasan 31 sampai dengan 40

  1. Istilah yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah tumpang sari.
    (A)
  2. Urutan petunjuk menggunakan pompa ban sepeda yang tepat adalah 4 – 3 – 1 – 2.
    (B)
  3. Perbaikan kata diundang pada kalimat tersebut adalah dimohon.
    (A)
  4. Kata yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah membumihanguskan.
    (A)
  5. Susunan petunjuk mengarang yang tepat adalah 1 – 3 – 4 – 2 – 5.
    (B)
  6. Peribahasa yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah kalah jadi abu, menang jadi arang.
    (B)
  7. Urutan kalimat yang tepat agar menjadi paragraf yang padu adalah 4 – 2 – 1 – 3.
    (A)
  8. Urutan kalimat agar menjadi paragraf padu adalah 3 – 5 – 4 – 1 – 2.
    (C)
  9. Kalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf laporan tersebut adalah acara dilanjutkan permainan dengan anak-anak korban banjir untuk hiburan.
    (C)
  10. Kalimat iklan yang paling tepat untuk gambar tersebut adalah ponsel LOPPO mudah mengakses, berkualitas bagus, harga terjangkau.
    (D)

Pembahasan 41 sampai dengan 50

  1. Kalimat yang tepat untuk melengkapi pidato tersebut adalah marilah, kita wujudkan kabupaten layak anak di sekolah ini!
    (B)
  2. Kata yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah menandatangani.
    (B)
  3. Urutan kalimat yang tepat agar menjadi paragraf yang padu adalah 1 – 4 – 2 – 5 – 3.
    (D)
  4. Kalimat yang tepat untuk melengkapi percakapan tersebut adalah
    “Selamat pagi, mengapa kamu baru datang?”
    (B)
  5. Kalimat yang sesuai untuk mendeskripsikan gambar tersebut adalah sapi betina berbadan gemuk, bertandu dua, dan keempat kakinya kokoh.
    (C)
  6. Tidak terdapat penggunaan kata yang salah dalam paragraf tersebut.
    (  )
  7. Kesalahan tanda baca pada kalimat langsung tersebut adalah penggunaan tanda titik.
    Arman berteriak, “Aduh, jangan robek kertasku, Dik!”
    (  )
  8. Penggunaan huruf kapital yang tepat terdapat pada kalimat
    Iwan membeli batik Pekalongan dan garam inggris di Pasar Beringharjo.
    (C)
    Penggunaan huruf kapital dapat dibaca pada halaman pedoman penggunaan huruf kapital.
  9. Tanda baca yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah tanda koma dan tanda titik.
    (B)
  10. Perbaikan tanda baca yang tepat untuk kalimat tersebut adalah
    Tolong, ambilkan secangkir air minum, Budi!
    (A)

Pembahasan 51 sampai dengan 55

  1. Kesimpulan paragraf tersebut adalah gaya dapat mengubah bentuk plastisin.
  2. Keteladanan yang dapat dicontoh dari  tokoh Bu Normalita adalah
    – sabar
    – penyayang
    – disiplin
    – cerdas
  3. Pesan dalam pantun tersebut adalah dengan menjadi juara kita dapat membuat orang tua bangga.
  4. Perbaikan tata kalimat sebagai berikut
    Mereka sudah mahir mengendarai sepeda motor namun tanpa kelengkapan berkendara di jalan raya.
  5. Perbaikan kesalahan penggunaan ejaan kalimat tersebut adalah
    “Masih ada beberapa kecamatan di Sleman ini jumlah siswa sekolah dasar masih kurang.” Kata Bupati Sleman saat memperingati hari Guru tahun ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.